Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Kepala MAN 4 Bantul Ajak Warga Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda melalui Literasi Digital

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Rabu, 28 Okt 2026 👁️ 4 kali dilihat
Kepala MAN 4 Bantul Ajak Warga Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda melalui Literasi Digital

Bantul (MAN 4 Bantul) – Puncak rangkaian peringatan Hari Santri Nasional dan Bulan Bahasa di MAN 4 Bantul berlangsung pada Rabu (28/10/2026) di halaman madrasah. Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini dihadiri seluruh civitas akademika MAN 4 Bantul, mulai dari guru, pegawai, hingga murid kelas X, XI, dan XII.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, S.Ag., M.Pd., mengajak seluruh warga madrasah memaknai kembali semangat Sumpah Pemuda, khususnya ikrar ketiga yang menegaskan, “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.” Menurutnya, pesan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan peringatan Bulan Bahasa yang menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap bahasa Indonesia sekaligus meningkatkan kemampuan literasi di tengah perkembangan teknologi digital.

“Semangat Sumpah Pemuda, khususnya ikrar menjunjung bahasa persatuan, harus kita bawa hingga ke ruang digital. Ketika menggunakan media sosial, mari biasakan berbahasa dengan santun, menyampaikan informasi yang benar, dan menghargai perbedaan pendapat. Jangan sampai jari kita lebih cepat daripada pikiran kita dalam menulis atau membagikan sesuatu,” pesan Syaefulani.

Ia juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi generasi muda. Menurutnya, kemampuan literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kecakapan memahami informasi, memeriksa kebenaran berita, membedakan fakta dan opini, serta menggunakan teknologi secara bijaksana.

Di tengah derasnya arus informasi, murid diharapkan tidak mudah terpancing oleh judul provokatif, menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, atau menuliskan komentar yang dapat menyakiti orang lain. Media sosial semestinya menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, menyampaikan gagasan positif, menunjukkan kreativitas, dan membangun jejaring yang bermanfaat.

Lebih lanjut, Syaefulani mengajak seluruh murid menjadikan Bulan Bahasa sebagai momentum untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa, membaca, menulis, dan berpikir kritis. Keterampilan tersebut menjadi bekal penting agar generasi muda mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas, karakter, dan nilai-nilai kebangsaan.

Puncak peringatan yang memadukan Hari Santri Nasional, Bulan Bahasa, dan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi pengingat bahwa semangat religius, kecintaan terhadap bahasa, dan persatuan merupakan nilai yang saling menguatkan. Melalui pesan tersebut, MAN 4 Bantul mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga bijak memanfaatkan teknologi, santun dalam berkomunikasi, serta bertanggung jawab dalam kehidupan nyata maupun digital. (lel/ica)

 

Hubungi Kami