Bantul (MAN 4 Bantul) - Memasuki hari ketiga Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda), MAN 4 Bantul berkomitmen kuat untuk membentuk generasi yang gemar membaca dan berwawasan global. Bertempat di Aula MAN 4 Bantul pada Rabu (15/07/2026), Ketua Program Literasi MAN 4 Bantul, Retnaningsih, hadir secara langsung memberikan sosialisasi mengenai peta jalan gerakan literasi madrasah di hadapan ratusan murid baru kelas X.
Dalam pemaparannya, Retnaningsih menyosialisasikan bahwa kegiatan literasi terjadwal ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan, tepatnya pada hari Senin minggu kedua. Program bulanan ini dirancang secara terstruktur guna memastikan budaya membaca tidak hanya menjadi jargon, melainkan menjelma sebagai kebiasaan yang melekat pada seluruh murid.
Ada hal menarik dan berbeda yang diperkenalkan dalam program literasi tahun ini. Retnaningsih mengungkapkan bahwa cakupan literasi di MAN 4 Bantul tidak lagi terbatas pada penggunaan Bahasa Indonesia saja. Madrasah telah merancang program literasi berbasis multibahasa yang mencakup empat bahasa sekaligus, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, dan Bahasa Arab.
Melalui terobosan ini, para murid akan dibiasakan untuk berinteraksi dengan berbagai media literasi secara luas baik dalam bentuk teks bacaan, artikel, tayangan video edukatif, maupun produk literasi lainnya menggunakan keempat bahasa tersebut secara bergantian setiap bulannya. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kemampuan linguistik murid di era modern.
Ketua Program Literasi MAN 4 Bantul, Retnaningsih, menegaskan bahwa kemampuan menguasai berbagai bahasa melalui literasi adalah kunci utama bagi murid untuk membuka jendela dunia. “Program literasi yang kita jalankan setiap hari Senin minggu kedua tiap bulannya ini akan dikemas secara dinamis dan menarik. Kita tidak hanya terpaku pada materi berbahasa Indonesia saja, tetapi juga akan menantang dan membiasakan kalian dengan teks, video, dan materi berbahasa Inggris, Jawa, hingga Arab. Mengapa ini penting? Karena di era globalisasi ini, menguasai banyak bahasa adalah peluru utama kalian untuk bersaing. Kami ingin murid kelas X sejak dini terbiasa menyerap informasi dari berbagai sudut pandang bahasa, sekaligus melestarikan bahasa ibu dan memperkuat bahasa agama kita. Bersiaplah untuk menjadi generasi literasi yang cerdas, kreatif, dan berwawasan global,” papar Retnaningsih penuh semangat.
Sosialisasi ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh para murid baru kelas X. Dengan hadirnya program literasi multibahasa yang inovatif ini, MAN 4 Bantul siap mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga cakap dalam berkomunikasi dan responsif terhadap perkembangan informasi dunia. (lel/ica)