Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Bawa Semangat, Enam Siswa MAN 4 Bantul Unjuk Gigi di Olimpiade Bahasa Arab Nasional

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Sabtu, 16 Mei 2026 👁️ 178 kali dilihat
Bawa Semangat, Enam Siswa MAN 4 Bantul Unjuk Gigi di Olimpiade Bahasa Arab Nasional

Bantul (MAN 4 Bantul) – Semangat berprestasi kembali ditunjukkan murid MAN 4 Bantul melalui ajang akademik nasional. Sebanyak enam murid MAN 4 Bantul mengikuti Olimpiade Bahasa Arab (OBA) pada Sabtu (16/05/2026). Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring di Laboratorium Komputer MAN 4 Bantul mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.

Ajang Olimpiade Bahasa Arab merupakan kompetisi bergengsi tingkat nasional yang digelar untuk mengukur kemampuan Bahasa Arab para pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi ini mencakup kemampuan tata bahasa, pemahaman kosakata, hingga penguasaan materi kebahasaan Arab lainnya.

MAN 4 Bantul mengirimkan enam murid terbaik yang terdiri atas tiga murid kelas X dan tiga murid kelas XI. Para peserta didampingi langsung oleh guru Bahasa Arab MAN 4 Bantul selama pelaksanaan lomba berlangsung.

Murid kelas XI yang mengikuti OBA didampingi oleh Nanang Qosem, S.Pd.I., yaitu: Azizah Nuraini (XI F-2), Neisha Putri Agustin (XI F-2), dan Sofa’us Saidah (XI F-2). Sementara itu, murid kelas X didampingi oleh Muhamad Badrudin, S.Ag., yaitu: Diva Julianti Annafsiatun Ummah (X E-3), Fadli Yashifi Nur Hidayat (X E-3), dan Hasna Sholikha (X E-3).

Sejak pagi, para peserta tampak serius dan fokus mengerjakan soal-soal yang diberikan. Suasana laboratorium komputer pun berlangsung tertib dan penuh semangat kompetisi. Keikutsertaan murid dalam OBA ini menjadi bagian dari pembinaan akademik dan pengembangan prestasi yang terus dilakukan MAN 4 Bantul, khususnya di bidang Bahasa Arab. Selain melatih kemampuan akademik, kompetisi ini juga menjadi pengalaman berharga bagi murid untuk menguji kemampuan mereka di tingkat nasional.

Nanang Qosem selaku guru pendamping menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kesiapan para murid dalam mengikuti kompetisi tersebut. “Kami sangat bangga dengan semangat murid-murid yang sudah berani mengikuti kompetisi tingkat nasional ini. OBA bukan hanya tentang hasil, tetapi juga proses belajar, pengalaman, dan latihan mental untuk terus berkembang dalam kemampuan Bahasa Arab,” ungkapnya. Ia juga berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi murid lain untuk terus belajar dan berani mencoba berbagai ajang kompetisi akademik.

Melalui partisipasi dalam Olimpiade Bahasa Arab ini, MAN 4 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan prestasi murid di berbagai bidang. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, madrasah berharap mampu melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, dan memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. (lel/ica)