Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Awali Asesmen, MAN 4 Bantul Fasilitasi Murid Tenangkan Hati Lewat Kegiatan Tadarus

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Senin, 25 Mei 2026 👁️ 173 kali dilihat
Awali Asesmen, MAN 4 Bantul Fasilitasi Murid Tenangkan Hati Lewat Kegiatan Tadarus

Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana berbeda yang terasa di MAN 4 Bantul pada hari pertama pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap, Senin (25/05/2026). Sebelum lembar soal dibuka dan ujian dimulai, lantunan ayat suci Al-Qur’an lebih dahulu memenuhi ruang-ruang kelas madrasah.

Sejak 30 menit sebelum asesmen dimulai, seluruh murid kelas X dan XI melaksanakan tadarus bersama di ruang ujian masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar membangun kesiapan ruhani dan ketenangan batin sebelum menghadapi asesmen.

Dengan didampingi pengawas ujian jam pertama, murid membaca Al-Qur’an secara tertib dan khusyuk dimulai dari Juz 30. Suasana yang biasanya identik dengan ketegangan ujian justru terasa lebih teduh dan menenangkan.

Di Ruang 2, misalnya, murid tampak duduk tenang sambil membaca ayat demi ayat Al-Qur’an. Pengawas ujian, Susana Siwi Astuti, turut mendampingi jalannya tadarus hingga selesai sebelum asesmen dimulai.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh usaha belajar semata, tetapi juga kesiapan hati dan spiritualitas. “Tadarus sebelum asesmen ini menjadi cara untuk menenangkan hati dan membangun kesiapan ruhani murid. Selain belajar dan berusaha, anak-anak juga diajak mendekatkan diri kepada Allah agar diberi kemudahan, ketenangan, dan kelancaran saat mengerjakan ujian,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa suasana tadarus berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Murid terlihat lebih tenang dan siap memasuki asesmen setelah melaksanakan doa bersama dan membaca Al-Qur’an.

Kegiatan ini menjadi salah satu ciri khas pelaksanaan asesmen di MAN 4 Bantul yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter spiritual murid. Madrasah berupaya menghadirkan keseimbangan antara ikhtiar intelektual dan kekuatan doa dalam setiap proses pendidikan.

Dengan mengawali asesmen melalui tadarus, MAN 4 Bantul ingin menanamkan nilai bahwa ilmu dan spiritualitas berjalan beriringan. Sebab di balik kerja keras belajar, ada doa dan ketenangan hati yang juga menjadi bagian penting dalam meraih keberhasilan. (lel/ica)