Bantul (MAN 4 Bantul) – Perkemahan besar MAN 4 Bantul bertema Pradipa Wira Sangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi seni bagi para siswa. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah ajang lomba puisi yang digelar sebagai bagian dari pentas seni pada Selasa (28/04/2026).
Di tengah suasana alam terbuka Bumi Perkemahan Kebun Ndeso, para peserta tampil membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Lantunan kata-kata yang mereka sampaikan menghadirkan nuansa haru, semangat, hingga refleksi kehidupan, membuat penonton larut dalam setiap bait yang dibawakan.
Lomba puisi ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan, gagasan, serta kreativitas mereka melalui karya sastra. Setiap peserta menunjukkan karakter dan gaya yang berbeda, mulai dari tema perjuangan, persahabatan, hingga cinta tanah air.
Kegiatan ini semakin bermakna dengan kehadiran juri, Erika Wahyu Andriani, yang memberikan penilaian sekaligus apresiasi terhadap penampilan para peserta. Ia menilai tidak hanya dari segi teknik pembacaan, tetapi juga penghayatan, ekspresi, dan kekuatan pesan yang disampaikan.
Suasana pentas terasa hidup dengan sorak dukungan dari teman-teman peserta lainnya. Tepuk tangan meriah selalu mengiringi setiap penampilan, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat dan penuh semangat.
Erika Wahyu Andriani dalam keterangannya menyampaikan kekagumannya terhadap kemampuan para siswa. “Saya melihat potensi luar biasa dari para peserta. Mereka tidak hanya membaca puisi, tetapi mampu menyampaikan emosi dan pesan dengan sangat kuat. Ini menunjukkan bahwa siswa MAN 4 Bantul memiliki kepekaan seni dan keberanian untuk berekspresi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa. Dengan adanya lomba puisi dalam pentas seni, perkemahan Pradipa Wira Sangkara semakin kaya akan nilai-nilai edukatif dan artistik. Kegiatan ini membuktikan bahwa di tengah alam terbuka, seni tetap bisa tumbuh dan menjadi sarana pembentukan karakter yang kuat bagi generasi muda. (lel/ica)