Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Adu Skill Memasak, Begini Keseruan Murid MAN 4 Bantul Mengolah Daging Kurban

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 29 Mei 2026 👁️ 82 kali dilihat
Adu Skill Memasak, Begini Keseruan Murid MAN 4 Bantul Mengolah Daging Kurban

Bantul (MAN 4 Bantul) – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 H di MAN 4 Bantul tidak hanya menjadi ajang pembelajaran tentang ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan mengasah kreativitas murid. Setelah melaksanakan penyembelihan hewan kurban, MAN 4 Bantul menggelar lomba memasak berbahan dasar daging kambing pada Jumat (29/05/2026) di area parkir madrasah.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut melibatkan murid kelas X dan XI. Lima ekor kambing yang sebelumnya disembelih oleh murid dalam rangka latihan kurban dibagi kepada sepuluh kelas untuk diolah menjadi berbagai sajian kuliner. Setiap kelas diberi kebebasan berkreasi menciptakan menu terbaik dengan cita rasa, penyajian, dan inovasi masing-masing.

Sejak pagi, area parkir MAN 4 Bantul berubah menjadi dapur besar yang penuh semangat. Murid-murid tampak sibuk membagi tugas, mulai dari menyiapkan bumbu, memotong daging, menyalakan kompor, hingga menata hidangan untuk penilaian. Suasana gotong royong dan kekompakan terlihat jelas di setiap sudut perlombaan.

Beragam menu berhasil dihadirkan dalam kompetisi tersebut. Hidangan khas Iduladha seperti gulai kambing, tongseng, sate, dan tengkleng menjadi pilihan favorit beberapa kelompok. Namun tidak sedikit pula yang berani menghadirkan sentuhan modern dengan menu bernuansa western dan fusion food berbahan dasar daging kambing. Kreativitas para murid membuat meja penilaian dipenuhi sajian yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menarik secara visual.

Perlombaan ini dinilai langsung oleh dua juri, yakni Erika Wahyu Andriani dan Ratna Dhevi Fahmiyati. Penilaian mencakup aspek cita rasa, kebersihan, kreativitas pengolahan, penyajian, serta kerja sama tim selama proses memasak berlangsung.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi murid. Mereka belajar mengelola bahan makanan, bekerja sama dalam kelompok, mengatur waktu, hingga menyajikan hasil karya terbaik kepada orang lain. Setelah proses penilaian selesai, hidangan yang telah dimasak dinikmati bersama oleh seluruh murid dan guru dalam suasana penuh keakraban.

Salah satu juri, Erika Wahyu Andriani, mengaku terkesan dengan kreativitas yang ditunjukkan para murid dalam mengolah daging kurban. "Saya melihat antusiasme yang luar biasa dari murid-murid. Mereka tidak hanya memasak, tetapi juga belajar bekerja sama, berinovasi, dan memanfaatkan bahan yang tersedia menjadi hidangan yang menarik. Bahkan beberapa menu yang disajikan cukup kreatif dan memiliki cita rasa yang sangat baik. Kegiatan seperti ini menjadi pembelajaran yang lengkap karena memadukan nilai keagamaan, keterampilan hidup, dan kebersamaan," ungkap Erika.

Melalui lomba memasak ini, MAN 4 Bantul kembali menunjukkan bahwa peringatan Iduladha dapat menjadi ruang belajar yang kaya makna. Tidak hanya memahami nilai pengorbanan dan berbagi, murid juga diajak mengembangkan kreativitas, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama yang akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka di masa depan. (lel/ica)