Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Tradisi Siraman dan Sertijab Dewan Ambalan MAN 4 Bantul Berlangsung Khidmat

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 11 Sep 2026 👁️ 7 kali dilihat
Tradisi Siraman dan Sertijab Dewan Ambalan MAN 4 Bantul Berlangsung Khidmat

Bantul (MAN 4 Bantul) – Ambalan Sunan Kalijaga dan Cut Nyak Dhien MAN 4 Bantul menggelar upacara serah terima estafet kepengurusan dan pusaka adat Dewan Ambalan Penegak pada Jumat (11/9/2026). Prosesi formal yang berlangsung sakral dan penuh khidmat tersebut dipusatkan di halaman utama MAN 4 Bantul.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala MAN 4 Bantul selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), Syaefulani, serta dihadiri oleh seluruh jajaran pembina dan peserta didik MAN 4 Bantul.

Rangkaian prosesi inti diawali dengan menyanyikan lagu Hymne Pramuka, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, hingga pencucian serta penyerahan pusaka adat dan bendera Kibaran Cita dari pengurus Dewan Ambalan masa bakti terdahulu kepada pengurus baru.

Pada kesempatan tersebut, kepemimpinan Ketua Adat Putra resmi diserahterimakan dari Galih Saputra Romadhon (Kelas XII F3) kepada Muh. Ridwan (Kelas XI F2). Sementara itu, jabatan Ketua Adat Putri diserahterimakan dari Syifa Nurahma Insyiroh (Kelas XII F1) kepada Aqeela Alifia Kirani (Kelas XI F1).

Suasana upacara semakin berkesan dengan digelarnya tradisi siraman air kembang sebagai simbolis penyucian diri yang melambangkan pembersihan niat dan pikiran pengurus baru sebelum memikul tanggung jawab besar, sekaligus menjadi wujud doa agar pengurus baru mampu mengharumkan nama baik ambalan dan madrasah melalui prestasi.

Koordinator Pramuka MAN 4 Bantul, Supartiningsih, menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya pergantian tampuk kepemimpinan yang dibalut tradisi adat tersebut.

“Serah terima jabatan dan prosesi siraman adat ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum penanaman karakter dan tanggung jawab moral. Siraman air bunga menjadi simbol penyucian niat agar Ananda Ridwan, Aqeela, dan seluruh pengurus baru melangkah dengan hati yang bersih, siap mengabdi, serta mampu membawa keharuman nama MAN 4 Bantul melalui gerakan Pramuka. Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus lama atas dedikasinya, dan selamat bertugas kepada pengurus baru,” tutur Supartiningsih.

Melalui penyerahan estafet kepemimpinan ini, Ambalan Pramuka MAN 4 Bantul diharapkan dapat terus mencetak kader-kader Penegak yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Darma Pramuka. (lel/ica)

Hubungi Kami