Bantul (MAN 4 Bantul) – Momen perpisahan mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Sekolah Tinggi Agama Islam Masjid Syuhada (STAIM) Yogyakarta di MAN 4 Bantul berlangsung penuh kehangatan. Bertempat di Aula MAN 4 Bantul pada Jumat (11/9/2026), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) STAIM Syuhada secara simbolis menyerahkan kenang-kenangan kepada madrasah yang diterima langsung oleh Kepala MAN 4 Bantul.
Penyerahan cendera mata tersebut menjadi penanda rasa terima kasih sekaligus bentuk apresiasi atas jalinan kerja sama dan sinergi yang terbangun erat antara STAIM Syuhada dan MAN 4 Bantul selama pelaksanaan program praktikum mengajar.
Acara penarikan mahasiswa ini dihadiri oleh jajaran lengkap pimpinan dan pembimbing, meliputi DPL STAIM Syuhada Mega Primaningtyas, M.Pd.I., seluruh mahasiswa peserta PLP, Kepala MAN 4 Bantul Syaefulani, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Rusli Farida, serta para guru pamong yang mendampingi mahasiswa selama bertugas.
Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyambut hangat pemberian kenang-kenangan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dedikasi para mahasiswa selama menimba ilmu serta mengabdi di lingkungan madrasah.
“Kami atas nama keluarga besar MAN 4 Bantul mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada STAIM Syuhada atas kepercayaan serta penyerahan kenang-kenangan ini. Cendera mata ini bukan sekadar lambang fisik, melainkan simbol ikatan silaturahmi dan kemitraan yang harmonis antara dunia perguruan tinggi dengan madrasah. Kehadiran para mahasiswa PLP telah memberikan warna dan dinamika positif di kelas. Kami mendoakan semoga pengalaman yang didapat di MAN 4 Bantul menjadi bekal berharga bagi adik-adik mahasiswa untuk menjadi pendidik yang hebat, profesional, dan berakhlak mulia di masa depan,” tutur Syaefulani.
Melalui penutupan program PLP ini, MAN 4 Bantul menegaskan keterbukaannya untuk terus menjadi mitra strategis lembaga pendidikan tinggi dalam melatih dan mencetak calon-calon guru masa depan. (lel/ica)