Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Perkuat Pelestarian Alam, MAN 4 Bantul Terapkan Sapotumat Sejalan dengan Kebijakan Asta Protas Kemenag

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 6 Nov 2026 👁️ 8 kali dilihat
Perkuat Pelestarian Alam, MAN 4 Bantul Terapkan Sapotumat Sejalan dengan Kebijakan Asta Protas Kemenag

Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul terus mengembangkan program lingkungan melalui gerakan Sapotumat (Satu Pohon untuk Umat) sebagai tindak lanjut Asta Protas Kementerian Agama. Kali ini, para guru MAN 4 Bantul melakukan penanaman pohon pepaya di lingkungan madrasah pada hari Jum'at (6/11/2026). Setiap guru berpartisipasi dengan menanam satu pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya memperkuat kemandirian pangan madrasah.

Program Sapotumat mengusung semangat menanam pohon yang tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menghasilkan sesuatu yang dapat dinikmati bersama. Pemilihan pohon pepaya menjadi salah satu langkah produktif karena tanaman ini dapat menghasilkan buah yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan warga madrasah.

Gerakan ini bukan kali pertama dilakukan MAN 4 Bantul. Sebelumnya, madrasah telah melaksanakan penanaman berbagai tanaman produktif, di antaranya talas dan sejumlah tanaman lainnya. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan madrasah yang hijau, asri, dan memiliki nilai manfaat bagi warga madrasah.

Nanang Qosem, salah satu guru yang turut menanam pohon pepaya, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

 “Satu guru satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan bersama-sama akan menghasilkan banyak manfaat. Selain membuat lingkungan madrasah lebih hijau, pohon pepaya yang kita tanam nantinya juga bisa menghasilkan buah untuk dinikmati bersama. Harapannya, gerakan ini terus berlanjut dan semakin banyak tanaman produktif yang tumbuh di madrasah,” ungkapnya.

Melalui Sapotumat, MAN 4 Bantul ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil dan dilakukan secara konsisten. Penanaman pohon produktif juga menjadi sarana edukasi bagi murid tentang pentingnya merawat tanaman, memanfaatkan lahan, serta membangun budaya peduli lingkungan.

Program ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan menanam, tetapi dilanjutkan dengan perawatan hingga tanaman tumbuh dan menghasilkan. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga madrasah.

Melalui gerakan Sapotumat, MAN 4 Bantul berkomitmen mendukung program Asta Protas Kementerian Agama sekaligus mewujudkan madrasah yang hijau, produktif, dan berdaya guna. (lel/ica)

Hubungi Kami