Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Pahami Konsep Biologi, Murid MAN 4 Bantul Bedah Difusi dan Osmosis Secara Interaktif

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Senin, 10 Agu 2026 👁️ 4 kali dilihat
Pahami Konsep Biologi, Murid MAN 4 Bantul Bedah Difusi dan Osmosis Secara Interaktif

Bantul (MAN 4 Bantul) - Pembelajaran Biologi di MAN 4 Bantul berlangsung seru dan interaktif. Pada Senin (10/08/2026), para murid Kelas XI F1 diajak menyelami materi mekanisme transpor pasif melalui kegiatan praktikum pengamatan Difusi dan Osmosis yang diselenggarakan di Laboratorium IPA MAN 4 Bantul.

Dibawah bimbingan guru pengampu mata pelajaran Biologi, Eliana Trisnaning, para murid secara berkelompok melakukan eksperimen langsung untuk membuktikan fenomena pergerakan zat tanpa memerlukan energi sel (transpor pasif).

Dalam praktikum ini, murid diajak memahami dua konsep utama: Difusi: Proses perpindahan molekul zat dari area berkonsentrasi tinggi menuju area berkonsentrasi rendah hingga mencapai keseimbangan. Praktikum dibuktikan secara visual melalui penetesan dan penyebaran tinta di dalam wadah berisi air. Osmosis: Proses perpindahan molekul air (pelarut) melewati membran semipermeabel dari larutan dengan konsentrasi air tinggi (hipotonis) menuju larutan dengan konsentrasi air rendah (hipertonis). Fenomena ini diamati langsung lewat perubahan tekstur, berat, dan dimensi potongan kentang yang direndam dalam larutan gula dengan berbagai tingkat konsentrasi.

Pengamatan langsung tersebut membuat suasana laboratorium tampak hidup. Para murid antusias mencatat setiap perubahan sel kentang dan laju penyebaran tinta, lalu mengorelasikannya dengan teori transpor membran sel.

Guru Biologi MAN 4 Bantul, Eliana Trisnaning, menjelaskan bahwa metode praktikum dipilih agar konsep mikroskopis dalam Biologi dapat dipahami secara visual dan konkret oleh peserta didik.

“Materi transpor pasif seperti difusi dan osmosis sering kali terasa abstrak jika hanya dipelajari lewat teori buku atau gambar. Oleh karena itu, kami membawa anak-anak Kelas XI F1 ke Laboratorium IPA untuk membuktikannya sendiri melalui eksperimen sederhana menggunakan kentang, larutan gula, dan tinta. Ketika mereka melihat sendiri kentang menjadi lembek akibat peristiwa osmosis atau melihat tinta menyebar merata karena difusi, konsep sains tersebut jadi jauh lebih mudah dipahami dan melekat kuat di ingatan mereka. Pembelajaran Biologi yang menyenangkan dan berbasis pengalaman nyata seperti ini terbukti efektif meningkatkan minat serta pemahaman analitis siswa,” papar Eliana Trisnaning di sela-sela mendampingi praktikum.

Melalui kegiatan praktikum di laboratorium ini, MAN 4 Bantul terus mendorong hadirnya pembelajaran sains yang berpusat pada siswa (student-centered learning), inovatif, serta mampu mengasah keterampilan kerja ilmiah murid. (lel/ica)

 

Hubungi Kami