Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Momentum Hari Santri, MAN 4 Bantul Gelar Shalat Istisqa Bersama Tanda Kepedulian Krisis Air DIY

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Kamis, 22 Okt 2026 👁️ 10 kali dilihat
Momentum Hari Santri, MAN 4 Bantul Gelar Shalat Istisqa Bersama Tanda Kepedulian Krisis Air DIY

Bantul (MAN 4 Bantul) – Menanggapi Peringatan Dini Cuaca dan Iklim dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II yang menetapkan status Awas Kekeringan Meteorologis serta perpanjangan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan di D.I. Yogyakarta hingga akhir November 2026, MAN 4 Bantul menggelar Shalat Istisqa atau shalat memohon hujan secara berjamaah pada Kamis (22/10/2026).

Ibadah Shalat Istisqa yang dipusatkan di halaman utama MAN 4 Bantul ini dilaksanakan tepat setelah rangkaian Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2026. Seluruh guru, pegawai, dan murid tampak khusyuk berjejer rapi dalam barisan saf dengan masih mengenakan busana khas kesantrian.

Bertindak sebagai imam Shalat Istisqa yakni Yasin Syafii Azami, sedangkan khutbah disampaikan oleh Khatib Muhammad Badruddin. Dalam isi khutbahnya, khatib menyampaikan pengingat spiritual akan fenomena kemarau panjang sebagai momen ikhtiar batin. Khatib mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak istigfar, bertaubat atas segala kesilapan, mempererat silaturahmi, serta mengencangkan doa agar Allah SWT berkenan menurunkan rahmat-Nya berupa hujan yang penuh berkah dan bermanfaat bagi seluruh makhluk.

Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan penanaman empati sosial bagi para murid di tengah dampak kekeringan yang melanda berbagai wilayah.

“Menghadapi fenomena kemarau panjang dan status siaga darurat kekeringan di wilayah DIY saat ini, selain ikhtiar lahiriah kita juga wajib mengencangkan ikhtiar batiniah. Pelaksanaan Shalat Istisqa bersama seluruh warga madrasah tepat di Hari Santri ini menjadi momentum penting untuk meneladani sikap kesantrian; menundukkan hati, memperbanyak istigfar, serta memohon pertolongan Allah SWT. Kami berharap melalui doa dan taubat bersama ini, Allah berkenan menurunkan hujan yang membawa keberkahan, kesejukan, serta manfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat luas,” kata Syaefulani.

Pelaksanaan shalat dan khutbah Istisqa berlangsung dengan khidmat dan tulus. Seluruh warga MAN 4 Bantul memanjatkan doa bersama dengan penuh harapan agar musibah kekeringan segera berlalu dan membawa keberkahan bagi bumi Handayani serta wilayah D.I. Yogyakarta secara umum. (lel/ica)

Hubungi Kami