Bantul (MAN 4 Bantul) – Prestasi membanggakan kembali diraih murid MAN 4 Bantul dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026. Presentasi hasil penelitian dilaksanakan secara daring pada Rabu (7/10/2026), sedangkan pengumuman pemenang disampaikan pada Kamis (8/10/2026). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI).
Tim peneliti MAN 4 Bantul berhasil meraih Gold Medal melalui inovasi penelitian berjudul “GeoSafe AR: An RFID and Augmented Reality-Based Interactive Learning Map for Disaster Mitigation Education in the Special Region of Yogyakarta.” Tim ini terdiri atas Firman Nurdiyono (XII F1), Muhammad Ahsan Raisul Muttaqin (XII F3), Aisyah Sofi Ramadhani (XII F5), Hindun Salamah (XII F5), dan Anninda Putri Qurrota A'yun (XII F2), dengan bimbingan Ratna Dhevi Fahmiyati.
GeoSafe AR merupakan media pembelajaran interaktif mitigasi bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengintegrasikan peta fisik, teknologi RFID untuk menyampaikan informasi melalui audio, serta Augmented Reality (AR) untuk menampilkan visualisasi informasi wilayah Sleman, Kota Yogyakarta, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo. Hasil pengujian menunjukkan sistem berfungsi sesuai rancangan dan memperoleh skor rata-rata evaluasi pengguna sebesar 3,23 dari skala 4,00. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui pembelajaran yang menarik dan interaktif.
Mpu Tabah Chalifatah Aji selaku salah satu pembimbing menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tim. “Prestasi Gold Medal ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat belajar murid dalam mengembangkan inovasi yang bermanfaat. Semoga pencapaian ini memotivasi mereka untuk terus berkarya dan menghasilkan penelitian yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Keberhasilan meraih Gold Medal dalam ISIF 2026 menjadi bukti semangat murid MAN 4 Bantul dalam mengembangkan riset, kreativitas, dan inovasi. Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat budaya penelitian di madrasah serta mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat. (eri/ica)