Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

MAN 4 Bantul Manfaatkan Teknologi CCTV untuk Pengawasan Ujian Dua Lapis yang Maksimal

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 5 Jun 2026 👁️ 5 kali dilihat
MAN 4 Bantul Manfaatkan Teknologi CCTV untuk Pengawasan Ujian Dua Lapis yang Maksimal

Bantul (MAN 4 Bantul) – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap di MAN 4 Bantul terus berlangsung dengan tertib dan lancar. Tidak hanya mengandalkan pengawasan langsung oleh guru di setiap ruang ujian, madrasah juga menerapkan sistem pengawasan ganda melalui jaringan Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di seluruh ruang kelas.

Pada Jumat (05/06/2026), suasana pelaksanaan asesmen tampak kondusif. Murid mengerjakan soal dengan tenang dan penuh konsentrasi di ruang masing-masing. Sementara itu, di ruang operator, petugas secara berkala memantau aktivitas ujian melalui layar monitor yang terhubung dengan CCTV di setiap kelas.

Salah satu yang turut melakukan pemantauan adalah Agung Wicaksono, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana. Melalui ruang operator, ia memastikan seluruh proses asesmen berjalan sesuai prosedur dan tidak terdapat kendala yang dapat mengganggu jalannya ujian.

Sistem pengawasan berbasis CCTV ini menjadi bagian dari komitmen MAN 4 Bantul dalam menjaga kualitas pelaksanaan asesmen. Dengan adanya pengawasan tambahan tersebut, berbagai situasi yang mungkin terlewat dari pengamatan guru pengawas di dalam ruang kelas dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Selain untuk memastikan ketertiban pelaksanaan ujian, CCTV juga berfungsi sebagai sarana monitoring keamanan lingkungan madrasah selama kegiatan asesmen berlangsung. Dengan demikian, seluruh proses dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Agung menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan asesmen merupakan langkah strategis untuk mendukung terciptanya suasana ujian yang jujur dan kondusif. "Pengawasan melalui CCTV bukan untuk menciptakan rasa takut, tetapi untuk memastikan seluruh proses asesmen berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai aturan. Jika ada hal-hal yang luput dari pengawasan di dalam ruang kelas, kami dapat segera berkoordinasi dengan guru pengawas sehingga penanganannya bisa dilakukan secara cepat. Sistem ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga integritas asesmen dan menciptakan lingkungan ujian yang nyaman bagi seluruh murid," ujar Agung Wicaksono.

Menurutnya, kombinasi antara pengawasan langsung oleh guru dan pemantauan melalui CCTV menjadi bentuk penguatan sistem yang saling melengkapi. Hal ini penting agar seluruh murid memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya secara jujur dan bertanggung jawab.

Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester di MAN 4 Bantul sendiri dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan memanfaatkan sistem ujian berbasis digital. Berbagai persiapan teknis, mulai dari perangkat, jaringan internet, hingga sistem pengawasan, telah dipersiapkan secara matang demi mendukung kelancaran asesmen.

Melalui pemanfaatan teknologi pengawasan ini, MAN 4 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran, kedisiplinan, dan integritas akademik. (lel/ica)