Bantul (MAN 4 Bantul) – Mengawali pagi di hari kedua Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), lapangan MAN 4 Bantul dipenuhi gelak tawa dan sorak-sorai antusias dari para peserta pada Sabtu (26/09/2026). Berbeda dari sesi materi teoretis sebelumnya, agenda hari kedua ini dikemas lewat serangkaian fun games dan permainan ketangkasan kelompok yang menguji kerja sama tim.
Suasana lapangan terasa begitu riuh dan penuh keakraban. Berbagai tantangan permainan dirancang khusus bukan sekadar untuk hiburan penyegar suasana, melainkan sebagai sarana mempraktikkan langsung nilai-nilai kepemimpinan, komunikasi intensif, serta strategi pemecahan masalah secara bersama-sama.
Satu per satu kelompok yang terbagi dalam tema rumah-rumah kepemimpinan saling bahu-membahu menyusun taktik terbaik agar bisa menyelesaikan setiap tantangan game dengan cepat dan kompak.
Supartiningsih, salah satu guru pendamping LDK MAN 4 Bantul 2026, menyampaikan bahwa pendekatan belajar sambil bermain ini sangat efektif untuk mencairkan sekat-sekat antarpeserta dari berbagai organisasi yang berbeda.
“Hari kedua ini kita ingin anak-anak belajar kepemimpinan dengan cara yang lebih menyenangkan dan berkesan. Lewat fun games dan permainan kekompakan ini, kita ingin membangun solidaritas, mengikis rasa canggung, serta melatih keakraban di antara mereka. Di sini terlihat jelas bagaimana ego pribadi bisa diredam demi meraih kemenangan bersama. Harapannya, rasa kebersamaan dan kekompakan yang terbangun di lapangan ini bisa terus terbawa saat mereka berkolaborasi menggerakkan organisasi di madrasah,” ungkap Supartiningsih di sela-sela mendampingi kegiatan. (lel/ica)