Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Asah Karakter dan Empati Siswa, MAN 4 Bantul Gelar Pekan Literasi Bahasa Indonesia Berbasis Media Audio-Visual

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Senin, 10 Agu 2026 👁️ 5 kali dilihat
Asah Karakter dan Empati Siswa, MAN 4 Bantul Gelar Pekan Literasi Bahasa Indonesia Berbasis Media Audio-Visual

Bantul (MAN 4 Bantul) - MAN 4 Bantul kembali meneguhkan komitmennya dalam menggembleng budaya literasi di lingkungan madrasah. Pada Senin (10/08/2026), kegiatan Pekan Literasi Bahasa Indonesia digelar secara serentak di kelas masing-masing, melibatkan seluruh murid dari jenjang Kelas X, XI, hingga XII dengan pendampingan penuh dari para wali kelas.

Berbeda dari aktivitas literasi membaca buku konvensional, agenda literasi pagi kali ini mengusung media audio-visual yang interaktif. Seluruh siswa diajak menyaksikan tayangan film pendek motivasi belajar berjudul “Film Pendek Motivasi Belajar” karya Evicha Nurul Izzah melalui kanal YouTube. Film tersebut mengisahkan perjuangan seorang siswi bernama Tari yang sempat mengalami krisis motivasi dan kecemasan akan masa depannya karena kendala ekonomi keluarga, hingga akhirnya mendapatkan dorongan semangat, rasa aman, serta solusi beasiswa dari pihak sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Usai menyimak tayangan video tersebut, para murid diminta menguraikan pemikiran mereka secara tertulis pada lembar kertas yang telah disediakan oleh panitia. Terdapat lima poin penugasan analitis yang harus diselesaikan siswa: Menentukan karakter tokoh-tokoh dalam film, Menemukan pesan moral utama yang terkandung dalam cerita, Mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan (seperti nilai sosial, keagamaan, dan empati), Menuliskan tanggapan atau refleksi pribadi terhadap alur cerita film tersebut.

Koordinator Literasi MAN 4 Bantul, Retnaningsih, menjelaskan bahwa penggunaan media film pendek dalam Pekan Literasi Bahasa Indonesia ini bertujuan untuk melatih ketajaman berpikir kritis (critical thinking) serta kepekaan rasa siswa terhadap fenomena sosial di sekitar mereka.

“Pekan Literasi Bahasa Indonesia pagi ini kita rancang agar lebih segar dan aplikatif. Melalui penayangan film pendek motivasi belajar ini, anak-anak tidak hanya diajak untuk menyerap informasi visual, tetapi juga dilatih menganalisis karakter, memetik pesan moral, hingga menuangkan tanggapan kritis mereka dalam bentuk tulisan. Kegiatan ini menjadi sarana ampuh untuk mengasah kemampuan bernalar, memperkaya kosakata, serta menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial di kalangan siswa. Kami berharap budaya literasi di MAN 4 Bantul terus tumbuh secara dinamis dan menyenangkan bagi seluruh warga madrasah,” papar Retnaningsih di sela-sela memantau jalannya kegiatan di kelas.

Pelaksanaan literasi pagi yang berlangsung khidmat di tiap-tiap kelas ini berjalan dengan tertib. Didampingi oleh wali kelas masing-masing, para murid tampak tekun menuangkan gagasan dan refleksi moral mereka, menjadikan Pekan Literasi di MAN 4 Bantul sebagai ruang edukatif yang kaya akan nilai pembentukan karakter. (lel/ica)

Hubungi Kami